English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Belajar Bisnis dari Si " Bayi "



ketika membaca artikel-artikel sahabat blogger di SEPUTAR DUNIA ANAK.
Saya pribadi berpikir betapa banyak pelajaran "bisnis"yang bisa saya ambil dari si "baby", mungkin agak menggelikan, bagaimana mungkin belajar bisnis dari si "baby"?, tapi ternyata untuk besar kita harus belajar pada hal-hal kecil..

Lalu..,apa pelajaran tersebut?, anda yang mempunyai bayi pasti akan tahu kebiasaan-kebiasaan yang sebenarnya bisa di jadikan pelajaran.

1.Naluri

Pernahkah kita bayangkan dari mana bayi belajar tengkurap ? apakah dia melihat sahabat bayi yang lain berhasil tengkurap lalu baru dia belajar tengkurap? ternyata bayi memakai naluri untuk bisa merangkak dia harus belajar tengkurap,lalu pernah kita mengajarinya secara intensif bagaimana cara merangkak yang baik ? sekali lagi naluri bayi yang mengajarinya.
sama seperti bisnis yang butuh sentuhan naluri, kepekaan akan suatu hal yang bersifat dinamis dan baru,mencari ide-ide segar yang akan menjadi ciri khas dari diri/usaha kita.

2.Peka.

Kalau suatu hari kita bertemu teman lama yang mempunyai baby, cobalah untuk menggendongnya, apakah dia langsung menerima tangan kita ? saya yakin tidak, tapi begitu kita sudah berhasil menggendongnya maka di pertemuan pertemuan berikutnya pun si bayi tidak akan menolak kita untuk di gendong.
Dalam usaha,kitapun harus peka terhadap siapa dan bagaimana kompetitor kita, peka terhadap siapa dan bagaimana orang yang bisa kita ajak untuk bekerjasama, agar kita tidak salah menempatkan sesuatu.

3.Komunikasi

Bagaimana bayi berkomunikasi ?, terkadang dia menjawab obrolan kita dengan bahasa bayinya,lalu menangis di saat merasa tidak nyaman, dia akan menangis disaat popoknya basah atau menangis di saat lapar, menangis menjadi bahasa komunikasi ketidaknyamanan dia.
so.....di saat kita merasa terjatuh jangan segan segan untuk "berteriak", walaupun sekedar sebuah saran, karna komunikasi akan menjadi jembatan keberhasilan kita dalam membangun sebuah usaha.

4.Menjadi Orang Tua

Bagi anda yang mempunyai bayi, kemana pikiran anda menerawang ketika anda melihat bayi lain, kabar siapa yag kita tanyakan ketika kita menelpon ke rumah?,atau kemana kita akan melangkahkan kaki ketika kita tiba di rumah? mungkin mencium sang istri tercinta tidak akan menjadi kebiasaan lagi..( mungkin ya.. ).
Maka perlakukan usaha kita seperti bayi yang selalu kita pantau perkembangannya walau kita berada di tempat lain, Fokuskan terhadap perkembangan usaha dan yakinkan bahwa usaha yang kita bangun akan tumbuh layaknya bayi kita.

Ternyata pelajaran dan motivasi
dari si bayi membuat saya sadar, bahwa saya dan anda adalah mahluq yang dinamis yang selalu berkeinginan untuk terus tumbuh dan berkembang dan ternyata itu adalah sifat dasar kita sebagai manusia.
So...jangan tunda ide ide yang bisa membuat kita tumbuh dan berkembang yang sekarang ada di kepala kita........


be inspired.....
whatever...apaun yang terjadi hidup harus lebih baik




4 komentar:

bening mengatakan...

hemm....
I hope so

blendunk's blog mengatakan...

terinspirasi dari sang bayi imudth imudth...

si kumb@ng mengatakan...

iya nih kang..., mo nya sih dari emaknya...
eh malah anaknya...:D

شات مصري,شات بنات mengatakan...

http://www.hmsat1.com/

Posting Komentar

Pendapat sobat untuk hidup yang lebih baik lagi [no spam please]

Related Posts with Thumbnails