English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Kenapa Golput ?



Pertanyaan yang sering di ajukan ke saya di dunia nyata dan di dunia maya, tentang sebuah pilihan sebagai bentuk ketidak percayaan terhadap system yang ada.Ada banyak alasan kenapa seseorang memilih dan tidak memilih. lalu apa alasan saya untuk Golput?

Jelas ketidak percayaan terhadap System,sekali lagi System bukan manusianya, mungkin seorang caleg yang kita kenal adalah orang baik bahkan sangat baik, tapi dengan system yang kurang baik apalah artinya segelintir orang baik ?

Lalu mari kita bayangkan.......
Rp.13 Trilyun dana minimal Pemilu untuk putaran pertama,sekali lagi untuk PUTARAN PERTAMA...
Rp.50 Milyar dana minimal operasional sebuah partai..
Rp.50 Juta dana minimal seorang caleg dari 11.500-an caleg yang terdaftar seluruh indonesia..
Silakan membayangkan....:)
Seandainya untuk membangun pabrik yang menampung banyak tenaga kerja,pasti lebih bermanfaat..

Tapi, seorang sahabat di opiniherry
memberikan masukan kepada saya untuk tidak golput, dia bilang sayang kalau kertas suaranya di pakai oleh yang tidak bertanggung jawab, jadi tetep dateng ke tps lalu contreng yang "TIDAK PERLU", makasih banyak atas sarannya...

Lalu bagaimana dengan Fatwa M.U.I ?
saya serahkan keputusan saya kepada Sang Pemilik Keputusan "Allah", Dzat Maha Mulia yang tak pernah memaksa saya dalam menjalankan perintah-NYA.

Dan bagaimana dengan Anda ? Pilihlah dengan hati dan hati-hati...


Tulisan ini dibuat bukan untuk mempengaruhi,sebab saya bukan caleg Partai Golput..:D

Whatever apapun yang terjadi hidup harus lebih baik

5 komentar:

Blog Sejarah mengatakan...

ga apa2 qta golput bro, jangan lupa golput itu juga sebuah pilihan lho...
salam kenal juga :D

byme mengatakan...

kalau saya sendiri mungkin karena saya lagi dirantau g bisa pulang jadinya golput
byme

LI mengatakan...

huehehe..bener banget golput jg pilihan ^^

Sandiwara Kita mengatakan...

Benar !
Golput juga justru adalah bentuk kesadaran politik (Walah, bahasaku maak)
Sebab, jika ia didasari kesadaran bahwa tidak memilih karena tidak ada yang layak dipilih, bukankah yang bersangkutan telah melakukan pembacaan terhadap kondisi material (alah, apa lagi ini, sebelum menentukan sikap...

hahaha, yang punya blog kemana aja, lama gak mampir?

si kumb@ng mengatakan...

@for All...
makasih dukungannya atas partai Golput :)
@sandiwara: Insya Allah, masih bisa di sempatkan bersilaturrahim

Posting Komentar

Pendapat sobat untuk hidup yang lebih baik lagi [no spam please]

Related Posts with Thumbnails